Borobudur Cultural Feast 2017 Promosikan Potensi Nusantara


, JAKARTA -- Candi Borobudur merupakan cagar budaya yang menarik perhatian seluruh dunia karena keindahannya, kemegahannya, tehnik arsitekturnya, dan nilai-nilai yang dapat dipelajari dari ribuan reliefnya. Sebagai pengelola kawasan taman wisata di sekeliling Candi Borobudur, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan Ratu Boko (Persero), atau disingkat TWC, memiliki kewajiban untuk melestarikan warisan budaya bangsa yang adiluhung tersebut.

Sejalan dengan hal tersebut, TWC juga berupaya mengembangkan pariwisata kawasan Borobudur berbasis potensi nusantara dan lokal, antara lain melalui event Borobudur Nite maupun Cultural Feast. Setelah sukses dengan penyelenggaraan Borobudur Nite dan Cultural Feast 2016, tahun ini TWC kembali menyelenggarakan Borobudur Nite dan Cultural Feast 2017, pada tanggal 30 – 31 Desember 2017,di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur dan sekitarnya. Event ini merupakan wujud sinergi BUMN dengan budayawan, seniman, dan musisi nusantara maupun lokal.

Direktur Utama TWC Edy Setijono mengatakan, Candi Borobudur bagaikan sebuah lampu besar yang menerangi lingkungan di sekitarnya. Dikelilingi 20 desa dengan potensi beragam, kawasan Candi Borobudur semakin kaya akan destinasi-destinasi wisata yang potensial untuk dikunjungi. "Kearifan lokal masyarakat di sekitar Borobudur memberikan ruh bagi geliat perkembangan pariwisata Borobudur," kata dia dalam keterangannya Jumat (8/12).

Oleh karena itu, dijelaskan oleh dia, pada rangkaian acara Borobudur Nite dan Cultural Feast 2017 ini, TWC menggali lebih dalam potensi nusantara dan lokal melalui acara di panggung hiburan Borobudur Nite maupun di Pesta Kuliner Produk Kreatif, Panggung Seni Borobudur, Lomba Kreasi Masak Beong, Lomba Kreasi Busana Borobudur, Pesta Masak Besar, dan Balkondes Nite. "Semua kegiatan tersebut melibatkan masyarakat dari berbagai daerah dan utamanya masyarakat sekitar Borobudur."

Pembukaan BCF pada 30 Desember 2017 akan diawali dengan Lomba Kreasi Masak Beong, Pertunjukan Seni Angklung, Jathilan, dan berbagai atraksi tradisional lainnya. Pada tanggal 31 Desember 2017, Borobudur Cultural Feast akan dimeriahkan pertunjukan Strek Desa Sambeng Borobudur, Ring of Fire Band, Santoz Magician, Bregada Desa Karanganyar Borobudur, dan lain-lain yang dapat dinikmati masyarakat umum dan sekitar Borobudur secara gratis.

Adapun puncak perayaan kegiatan Borobudur Cultural Feast 2017 adalah Balkondes Nite yang diselenggarakan secara simultan di 20 Balkondes (Balai Perekonomian Desa) di Kecamatan Borobudur dan Borobudur Nite 2017 di Lapangan Lumbini yang akan dimeriahkan oleh artis nasional Andien, Kevin and the Rose, Nico, Gaharu Nusantara, dan Java Ensemble Orchestra. "Sebagai penutup, ribuan lampion akan diterbangkan dengan diiringi doa dari area Lapangan Lumbini maupun dari Balkondes-Balkondes. Doa berisi harapan semoga di tahun 2018 TWC dan kita semua semakin sukses dan sejahtera," tutup dia.

Share.

Leave A Reply