Ini Alasan Langkanya Gas Melon Versi Polisi


JAKARTA () – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, langkanya tabung gas 3 kilogram di kalangan masyarakat bukan dampak dari penimbunan seorang oknum melainkan perpindahan gas 3 kilogram ke ukuran 5 kilogram yang dilakukan oleh Pertamina.

“Jadi gini, seperti apa yang kita komunikasikan dengan pihak Pertamina, bahwa untuk kelangkaan gas tabung gas ini ya. Karena ada beralih ke 5 kilo. Jadi, kuota ke Jakarta ada pengurangan untuk 3 kilo karena di isi ke lima kilo,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya.

Alasan pihak Pertamina mengalihkan tabung gas 3 kilogram ke 5 kilogram karena gas ukuran 3 kg dirasa tidak efektif. Pasalnya, yang semula dikhususkan bagi masyarakat yang tidak mampu tapi kenyataan masyarakat yang mampu juga turut menikmati.

“Kedua dicatat, orang yang mampu juga membeli 3 kg. Kan 3 kilo untuk membantu masyarakat kurang mampu. Ternyata setelah dilakukan penelitian dilapangan orang berpunya (mampu-Red) pun menggunakan itu. makanya Pertamina mengalihkan yang 5 kg tadi,” kata Argo.

Meski begitu, dijelaskan Argo, pihaknya tetap akan melakukan penelitian dilapangan untuk mengecek langsung alasan kelangkaaan gas elpiji ukuran 3 kg dengan tetap berkoordinasi dengan Pertamina.

“Nanti kita tanyakan ke Pertamina ya (sidak-Red), nanti keterangan akan kita sampaikan,” tukasnya.

Seperti diketahui, kelangkaan tabung gas ukuran 3 kg atau tabung gas Melon tersebut telah dirasakan sejak sebulan terahir. Keadaan tersebut langsung dikeluhkan para ibu rumah tangga karena mereka kesulitan untuk memasak dan harus merogoh kocek lebih dalam jika membeli gas dengan ukuran yang lebih.

(yendhi/sir)

Share.

Leave A Reply