Sejak Pertama Cuma Diam Saja Akhirnya jadi Berkelanjutan


DI mata Talib, 35, adik ipar yang bernama Samiah, 17, itu memang seksi menggiurkan. Sekali waktu iman Talib runtuh saat melihat posisi tidur Samiah yang sungguh menggoda. Diraba-raba diam saja, Talib jadi keterusan. Lain waktu perbuatan bejad itu berkelanjutan sampai 4 kali, baru terbongkar.

Bagi masyarakat Jawa, ipar itu bisa juga disebut “ipe”. Ternyata itu kepanjangan atau jarwa dhosok dari kata: iki ya penak (ini juga enak). Soalnya di era gombalisasi menyongsong “jaman now”, hal itu seringkali terjadi, kakak ipar tega menodai adi daripada istrinya. Kata para pelakunya, adik ipar itu ternyata “maknyusss” juga.

Talib warga Tambelangan, Kabupaten Sampang (Madura), awalnya merupakan kepala rumahtangga yang lugu. Adik iparnya yang masih ABG, Samiah, sering nginep di rumahnya juga tak jadi masalah. Bukankah adik istri juga dianggap adik sendiri juga?

Sampailah kejadian beberapa waktu yang lalu. Tengah malam Talib memergoki adik ipar tidur dalam posisi sangat merangsang, rok tersingkap sehingga pahanya yang mulus sepeti jalan tol itu membuat ukuran celana Talib berubah seketika, dari M ke XL. Di sinilah Talib mulai goyah imannya. Prinsip adik ipar adikku juga berubah jadi: adik isti ya istriku juga.

Dilihatnya situasi sangat kondusif. Secara pelan tapi pasti Samiah mulai diraba-raba. Eh, diam saja. Mulailah pakaian dipereteli, sehingga kemudian sampai kondisi seperti singkong habis dikupas, putih mulus siap dibuat blanggreng (singkong goreng). Makin nekad saja Talib, sehingga adik ipar itu kemudian disetubuhi sekalian. “Istri kek, adik ipar kek, yang penting rasanya Bung!” kata Talib yang sudah kesetanan.

Sampai gol selesai dicetak kemudian terdengar peluit panjang, Samiah tak juga menolak. Hal itu membuat Talib berkesimpulan bahwa Samiah siap digauli kapan saja, di mana saja. Hal ini benar-benar diwujudkan dalam karya nyata. Pada perbuatan yang kedua, bukan lagi dalam kondisi tidur, ternyata Samiah siap melayani. Mungkin prinsipnya: maju rumahtangganya, bahagia kakak iparnya.

Tanpa disadari sudah 4 kali Talib menggauli adik iparnya. Aksi mesum itu baru terhenti ketika dipergoki oleh istri sendiri. “Kok kaya ngono….,” kata sang istri sambil menyeret tubuh suaminya. Gegerlah pagi itu, sehingga kasus itu lalu diteruskan ke Polsek Tambelangan. Saat diperiksa petugas, Talib hanya bilang “Saya jadi lupa daratan, habis “bakpao”-nya sangat menantang.

Ssst, yang bener. Bakpao apa bakpia Pathok? (JPNN/Gunarso TS)

Share.

Leave A Reply