Kisah Tak Terlupakan Chef Marinka Bersama Bonda



Jakarta: Dikenal sebagai pelopor jargon "Maknyuss" membuat nama Bondan Haryo Winarno begitu identik dengan dunia perkulineran Indonesia.

"Maknyuss" yang kemudian menjadi ciri khas Bondan rupanya dipinjam dari ungkapan sosok Umar Karyam, sosiolog sekaligus guru besar Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, setiap kali usai menyantap makanan lezat.

Jargon tersebut mulai didengungkan sejak 2005 ketika pria yang akrab disapa Pak Bondan ini melahirkan program Bango Cita Rasa Nusantara bekerjasama yang digagas oleh PT Unilever. Tak lama setelah itu, Bondan kemudian mendapat tawaran sebagai pembawa acara dalam program Wisata Kuliner dari stasiun Trans TV.

Tentu, kariernya di dunia perkulineran membuat pria kelahiran Kota Pahlawan, Surabaya ini membuat namanya sudah tidak asing lagi di telinga para chef andal. Salah satunya, Chef Rinrin Marinka, juri dalam acara memasak MasterChef Indonesia.

Menurutnya, Pak Bondan adalah sosok yang humoris sekaligus serius, dan memiliki passion yang kuat akan pengetahuan dunia kuliner. Chef Marinka sempat menjadi bintang tamu di acara Bondan, dan begitu pula sebaliknya.

"Beliau sangat seru juga pintar, tapi sangat serius dalam menilai makanan," ungkap Chef Marinka ketika dihubungi BiarTau.com melalui pesan tertulis, Rabu, 29 November 2017.

Chef Marinka pun membagikan sebuah kisah paling berkesan ketika bersama sang pakar kuliner.

"Waktu itu kami syuting di sebuah restoran baru. Ketika kami masuk ke dalam resto tersebut, chef di restoran tersebut sedang bersantai dengan melonjorkan kaki di kursi. Saat kami ingin memesan makanan, chef tersebut lalu bergerak menuju dapur dan mengucapkan sumpah serapah dalam bahasa Inggris kepada rekan kerjanya. Kami mendengar dari meja tamu dan Pak Bondan menegaskan ke pelayan di restoran tersebut bahwa kami tidak jadi meliput restoran tersebut. Saya sangat respect sekali dengan beliau di mana beliau bisa sangat pintar dalam menyusun komentar, sopan, humoris tapi juga tegas dalam meng-handle situasi yang disrespecful dengan integritas tinggi," jelas Marinka.

Pertemuan Marinka dengan bapak "Maknyuss" terakhir kali dua bulan lalu. Ketika itu, Chef Marinka melihat Pak Bondan tampak lebih tenang namun tak telihat sedang sakit.

Mendengar kabar kepergian Pak Bondan di usia yang menginjak 67 tahun tentu membuat Chef Marinka merasa sedih. Dia mengungkapkan sangat rindu dengan sikap integritas dan selera 'makan-makan' Pak Bondan.

Rencananya jenazah Pak Bondan dikremasi besok. Saat ini, jenazah sedang disemayamkan di rumah duka di kawasan Sentul City, Jawa Barat.

 

(ELG)

Share.

Leave A Reply