Desember, Puncak Hujan di Jakarta


JAKARTA () – Hujan mulai mengguyur Jakarta dan mencapai puncaknya pada Desember 2017. Meski saat ini curah hujan masih dalam intensitas rendah, tapi warga diimbau tetap waspada.

Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Hary Tirto Djatmiko mengungkapkan, sejauh ini wilayah Ibukota masih masuk masa transisi peralihan musim kemarau ke musim hujan.

“Masa transisi itu hujannya singkat, dampaknya ada genangan atau banjir sesaat. Selain itu ada petir. Berikutnya adalah angin kencang,” ujarnya, Kamis (12/10).

Dikatakannya, pembentukan awan hujan dari wilayah barat Indonesia sudah terjadi. Meski selama akhir September hujan mulai terasa, tapi intensitasnya kembali turun di awal Oktober 2017. “Tapi setelah 6 Oktober dan seterusnya, tren intensitas hujan akan kembali meningkat,” ucap Hary.

JANGAN LENGAH

Hary mengimbau agar masyarakat tetap waspada meski intensitas hujan belum terlalu besar. “Kami minta masyarakat jangan lengah. Meski mungkin dianggap kecil, tapi risiko bencana bisa terjadi kapan saja,” sambungnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Klimatologi, Prabowo R Mulyono membeberkan, awal musim hujan di Jabodetabak mulai Oktober. Musim hujan dimulai dari Jabodetabek bagian selatan, tengah, dan Utara.

Sementara itu, sebagaian besar daerah diprakirakan mulai akhir Oktober-November 2017. “Mulai akhir Oktober-November 2017 sebanyak 260 ZOM (76.0 persen), dan mengalami puncak musim hujan pada Desember 2017-Februari 2018,” paparnya. (ruh/st)

Share.

Leave A Reply