Drama Dota 2 Shanghai Major yang Berkelanjutan


Setelah kejadian mengenai pemecatan komentator James ‘2GD’ pada Dota 2 Major yang berlokasikan di Mercedez-Benz Arena, Shanghai yang diliputi oleh drama ternyata masih memiliki episode berikutnya. Kali ini, saya bakal membahas mengenai drama mengenai turnamen Dota 2 Major berdasarkan berita dan informasi yang saya dapat dari internet. Yuk langsung saja kita tengok episode-episode yang sudah saya siapkan.

Drama Dota 2 Shanghai Major yang Berkelanjutan -

Benar-benar lapang

Dalam konteks yang satu ini, saya tidak membicarakan mengenai hardware yang digunakan ketika turnamen dimulai, namun lebih kepada benda-benda yang memiliki fungsi “kenyamanan” seperti kursi, dan meja. Pada screenshot diatas, terlihat jelas bahwa ruang VIP memiliki fasilitas yang sangat minim. Hal ini juga dialami oleh para caster ketika mereka sedang menjalankan tugasnya. Masalah tersebut belum lagi ditambah absennya transportasi, dimana salah satu caster asal ukraina mengungkapkan di akun twitter miliknya bahwa ia dan rekan kerjanya tidak mendapatkan bis untuk kembali ke hotel tempat mereka tinggal.

Drama Dota 2 Shanghai Major yang Berkelanjutan -

Itu mau nyuci baju apa mau beli laptop mas?

Parahnya, masalah ini juga menimpa para player ketika sedang bertanding. Pada babak penyisihan antara tim OG melawan LGD, terdengar sangat jelas suara teriakan dari tim LGD…dari ruangan tempat tim OG bermain. Diluar pertandingan, Swindlez yang merupakan kapten dari Complexity Gaming juga curhat pada akun twitternya mengenai total dari biaya yang dikeluarkan untuk mencuci pakaiannya adalah sebesar $500 dolar!!

Drama Dota 2 Shanghai Major yang Berkelanjutan -

Kayaknya emang beneran lagi lelah

Tertidur karena bekerja non-stop untuk memastikan semua berjalan lancar memang merupakan suatu hal yang wajar, namun apabila ada orang yang bukan merupakan staff yang melihat para pekerja yang tertidur ketika acara dimulai bisa dianggap sebagai tindakan yang tidak profesional. Pada dasarnya saya sangat mengerti dengan hal macam ini, karena saya dulu juga pernah merasakan hal yang serupa. namun, dalam hal ini setidaknya panitia menyediakan ruangan layak yang memang ditujukan bagi para karyawan untuk beristirahat sejenak, maupun shift pengganti agar kualitas acara tetap terjaga.

Drama Dota 2 Shanghai Major yang Berkelanjutan -

Wild sound effect ftw

Kalau kita berbicara mengenai kualitas acara yang sangat buruk, tentunya para penggemar Dota 2 yang rajin menonton stream pastinya sudah merasakan dahsyatnya masalah demi masalah yang menghantam event mini, mulai dari kekacauan pada bagian audio, volume yang mengecil, serta sound effek yang tidak jelas asalnya dari mana. Tidak ketinggalan juga momen-momen disconnect, serta lag pada momen-momen yang seru.

Drama Dota 2 Shanghai Major yang Berkelanjutan -

Campersnya mungkin lupa ngecek map

Namun, hal-hal tersebut menurut saya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan drama yang dialami pada pembukaan event utama Dota 2 Major. Pada event tersebut, terlihat bahwa sebagian tim tidak hadir ketika kamera mengarah ke bangku tempat mereka duduk. Selain itu, masalah audio masih menghantui para streamer, dimana audio dan musik yang ada dalam event ini hampir tidak terdengar samasekali.

Tidak hanya para talent dan kru produksi yang dibuatkan drama, bahkan para pengunjung pun mendapatkan serial drama tersendiri. Dimulai dari peratulan regulasi yang tidak membolehkan untuk membawa makanan dan minuman, serta dilarang untuk kembali lagi ke Mercedez-Benz Arena tempat event Dota 2 berada apabila kalian sudah keluar dari bangunan tersebut. Selain itu, tidak sedikit bagi orang-orang yang kesal akan harga makanan yang ada. Dalam situs reddit, pengguna akun qwer4790 mengatakan bahwa ia harus mengeluarkan total tujuh dolar untuk membeli hotdog seharga enam dolar dan saus sambal seharga satu dolar. Fakta dari informasi ini diperkuat dengan komik buatan orang Tiongkok yang menggambarkan kondisi yang pada event ini.

Drama Dota 2 Shanghai Major yang Berkelanjutan -

Beli Hotdognya pak/bu, hanya seharga 92347.50 rupiah

Seakan hal diatas belum cukup buruk, salah satu anggota Team Spirit yang bernama Roman ‘RAMZES666’ Kushnarev tiba-tiba kehilangan keyboard miliknya. Hal tersebut membuat waktu pertandingan diundur selama satu jam, walau ternyata keyboard miliknya ternyata tertinggal dihotel ketimbang diambil oleh tangan-tangan gaib. Adapun pengusiran penonton yang dilakukan oleh panitia disebabkan oleh perjanjian dengan pengurus Mercedez-Benz Arena, dimana tempat tersebut akan ditutup untuk umum pada jam setengah 10 malam. Namun, hal seperti ini tetap saja membuat marah para penggemar tim yang bersangkutan, dimana mereka harus meninggalkan ruangan ketika pertandingan masih berlangsung.

Jadi…turnamen besar apalagi yah yang bakal diselenggarakan di Tiongkok?

 

Sekian artikel dari saya, sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Share.

Leave A Reply