Tips Menghadapi Anak yang Suka Mengancam


Tips Menghadapi Anak yang Suka Mengancam - Gaya Hidup

Ketika anak sudah semakin besar, maka biasanya dia juga akan lebih sering mengancam orangtuanya. Hal itu akan mereka lakukan agar orangtuanya bisa mengabulkan permintaanya. Jika Anda memiliki anak yang suka mengancam, maka Anda harus berhati-hati karena bisa jadi perilakunya ini akan terbawa hingga dia dewasa. Bukan hanya Anda yang akan diancamnya, mungkin saja dia juga akan mengancam orang-orang yang berada di sekitarnya.

Ancaman ini biasanya dimulai ketika anak sudah berusia 5 hingga 8 tahun. Pada masa ini, dia sudah memiliki kemampuan kognitif yang lebih matang daripada sebelumnya. Selain itu, mereka juga akan lebih kritis serta bisa memberikan analisa yang lebih tajam. Mereka juga telah memiliki begitu banyak hal untuk diingat.

Ancaman yang biasanya dilakukan oleh anak biasanya bersumber dari memori atau ingatannya. Hal itulah yang kemudian akan membuatnya mengancam seseorang. Misalnya saja beberapa temannya bebas bermain hujan-hujanan sedangkan dia tidak diperbolehkan oleh orangtuanya. Hal itulah yang kemudian membuat mereka berpikir kalau dia harus mengancam agar orangtuanya akan mengikuti keinginannya. Misalnya saja Anda memintanya untuk makan namun tidak diizinkan untuk bermain hujan. Diapun akan mengancam tidak mau makan jika Anda tidak mengizinkannya untuk bermain hujan.

Jika hal ini terjadi pada anak yang berusia di bawah 5 tahun, mungkin Anda akan menganggap bahwa hal ini adalah hal yang lucu. Tapi akan berbeda keadaannya jika ancaman ini dilontarkan oleh seorang akan yang telah berusia diatas 5 tahun. Karena bukan tidak mungkin kalau dia menggunakan ancamannya untuk mendapatkan hal yang dia inginkan.

Mereka menganggap kalau mengancam adalah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya. Dan bukan tidak mungkin kalau hal ini akan terjadi hingga mereka dewasa nanti. Bisa jadi dia akan terus menerus memberikan ancaman agar keinginannya terpenuhi. Padahal hal ini bisa menjadi perilaku buruk untuk anak.

Oleh karena itu jika Anda memiliki anak yang suka mengancam, bicarakan baik-baik dengannya kalau sikap tersebut adalah sikap yang buruk. Kalau ternyata dia tidak mengerti, abaikan saja dia ketika mengancam. Kalau misalnya dia tidak mau makan kalau Anda tidak mengizinkannya berhujan-hujan, sebaiknya Anda mengabaikan dan tidak mengindahkannya. Toh dia akan minta makan saat lapar. Selain itu, hal tersebut juga akan membuatnya mengerti kalau mengancam itu bukan perilaku yan baik.

Share.

Leave A Reply