Tuesday, April 25

Aturan Toilet Pria

0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Aturan Toilet Pria  Tidak seperti para wanita yang sering ke toilet bersama-sama, pria biasanya lebih suka sendiri untuk urusan yang satu ini. Bagi kebanyakan pria, toilet bukanlah tempat untuk berkumpul, ngobrol, atau nongkrong.

Maka bila rekan-rekan wanita acap saling mengajak untuk ke toilet, ajakan serupa dari seorang pria kepada rekannya akan terdengar janggal bahkan aneh. Nah, ternyata ada aturan tak tertulis yang disepakati para pria soal etika di toilet. Apa sajakah itu?

1. Beri Ruang Kosong

Seorang pria umumnya merasa tidak nyaman pipis berdekatan dengan orang lain. Oleh karenanya aturan pertama di toilet adalah tidak menggunakan urinal persis di sebelah orang lain. Gunakan urinal berikutnya dan biarkan ada tempat kosong antara Anda dan orang lain.

Bila Anda masuk ke toilet dan mendapati 5 urinal, gunakan yang pertama, ke-tiga, atau ke-lima, sehingga urinal ke-dua dan ke-empat menjadi tempat kosong. Tentu hal ini bisa dikecualikan bila toilet penuh dan ada antrean, meski rasanya tetap tidak nyaman.

2. Sampaikan Keberadaan Anda

Anda sedang berada di bilik toilet. Tiba-tiba seseorang masuk dan mendorong pintu di depan Anda. Walau pintu terkunci, rasa tidak enak tetap muncul. Karenanya bila Anda berada di bilik toilet dan mendengar seseorang masuk, beritahukan keberadaan Anda.

Anda tidak perlu berteriak, “Hai, saya ada di sini”, Tidak. Cukup mendehem atau batuk kecil sebagai isyarat bahwa ada orang di dalam.

3. Hindari Tatapan Mata, Jangan Bicara

Para pria tidak ke toilet untuk berkenalan atau ngobrol dengan orang lain. Pria juga tidak suka bila ada yang menatapnya ketika ia sedang pipis.

Maka bila tidak terpaksa, biarkan toilet pria sunyi dari percakapan. Andai terpaksa berbicara pun, tetap arahkan pandangan mata pada tembok di depan Anda, tidak perlu menengok ke arah lawan bicara.

4. Bersihkan Setelah Pakai

Anda tentu pernah merasa jengkel menghadapi toilet yang kotor. Meski kita tidak akan berlama-lama di situ, selalu bersihkan urinal atau closet yang kita pakai.

Bila Anda tidak menemukan urinal dan terpaksa pipis di closet, pastikan selalu membuka dudukan closet agar tidak mengotorinya.

5. Atur Jarak

Soal berdiri di depan urinal juga ada etikanya. Anda boleh mundur sedikit untuk menghindari cipratan, namun jangan terlalu jauh sehingga memungkinkan orang lain mengintip barang Anda.

6. Buka Secukupnya

Saat pipis, pria biasanya cukup membuka ritsleting untuk menyelesaikannya. Namun beberapa orang seringkali harus menurunkan sedikit celana. Nah, bila Anda terpaksa menurunkan celana, pastikan celana itu tidak melorot sampai ke bawah. Ketahuilah, tidak ada orang yang tertarik melihat bokong Anda.

7. Jangan Nongkrong

Tuntaskan urusan Anda sesegera mungkin. Toilet pria bukan tempat untuk menunggu orang lain atau ngobrol. Bila anda bertemu teman dan ingin menyampaikan sesuatu, tunggulah di luar. Percayalah, masih banyak tempat nongkrong yang asyik di luar sana.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Share.

Leave A Reply